“Saya menerima surat panggilan dari kepolisian untuk dimintai keterangan. Saya belum pernah berhadapan dengan proses hukum sebelumnya dan khawatir salah memberikan keterangan. Apa saja yang perlu saya siapkan sebelum datang ke kantor polisi?”
Menerima panggilan dari kepolisian tidak selalu berarti seseorang telah menjadi tersangka. Anda perlu memahami dalam kapasitas apa Anda dipanggil, perkara yang berkaitan dengan pemeriksaan, serta menyiapkan dokumen dan bukti yang relevan.
Selain mempersiapkan dokumen, penting untuk memberikan keterangan berdasarkan fakta yang sebenarnya. Apabila perkara memiliki risiko hukum yang serius, Anda dapat mempertimbangkan pendampingan advokat sejak sebelum pemeriksaan agar hak-hak hukum Anda tetap terlindungi.
Pemanggilan oleh kepolisian merupakan bagian dari proses penegakan hukum. Seseorang dapat dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi, korban, terlapor, atau dalam kapasitas hukum lainnya sesuai dengan tahapan perkara.
Karena itu, ketika menerima panggilan polisi, jangan langsung panik. Namun, jangan pula menganggapnya sebagai hal yang dapat diabaikan.
Persiapan yang baik dapat membantu Anda memberikan keterangan secara jelas dan menghadapi proses pemeriksaan dengan lebih tenang.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membaca surat panggilan dengan teliti.
Perhatikan:
Jangan hanya mengetahui tanggal pemeriksaan. Pahami juga posisi Anda dalam perkara tersebut.
Sebelum datang untuk pemeriksaan, ingat kembali secara runtut peristiwa yang berkaitan dengan perkara.
Catat secara sederhana:
Kapan terjadi → siapa yang terlibat → apa yang terjadi → apa yang Anda lakukan → apa yang terjadi setelahnya.
Kronologi ini membantu Anda memberikan keterangan secara konsisten dan tidak mudah lupa terhadap detail penting.
Namun, jangan membuat atau mengubah cerita agar terlihat menguntungkan. Sampaikan fakta sebagaimana yang sebenarnya Anda ketahui dan alami.
Apabila perkara berkaitan dengan transaksi, pekerjaan, bisnis, atau hubungan hukum tertentu, siapkan dokumen yang dapat menjelaskan peristiwa tersebut.
Contohnya:
Jangan menghapus, mengubah, atau memanipulasi dokumen maupun komunikasi yang berkaitan dengan perkara.
Apabila menerima panggilan yang sah, jangan langsung mengabaikannya.
Apabila terdapat alasan yang membuat Anda tidak dapat hadir, komunikasikan dengan penyidik dan ikuti mekanisme yang berlaku untuk meminta penjadwalan kembali apabila dimungkinkan.
Mengabaikan proses hukum tanpa alasan yang jelas dapat menimbulkan persoalan baru.
Dalam pemeriksaan, Anda mungkin mendapatkan pertanyaan mengenai kejadian yang sudah lama terjadi.
Jika Anda tidak mengetahui atau tidak mengingat suatu peristiwa, jangan mengarang jawaban.
Anda dapat menjelaskan sesuai keadaan sebenarnya, misalnya bahwa Anda tidak mengetahui, tidak melihat langsung, atau tidak mengingat detail tertentu.
Keterangan yang diberikan sebaiknya berdasarkan apa yang benar-benar Anda ketahui.
Apabila pemeriksaan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), baca kembali keterangan yang dituangkan sebelum membubuhkan tanda tangan.
Pastikan isi BAP sesuai dengan keterangan yang benar-benar Anda berikan.
Apabila terdapat kesalahan, kekeliruan, atau bagian yang tidak sesuai, sampaikan kepada penyidik untuk diperbaiki sesuai prosedur.
Jangan terburu-buru menandatangani dokumen yang belum Anda baca atau pahami.
Dalam proses hukum pidana, seseorang memiliki hak-hak yang harus dihormati sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana.
Apabila pemeriksaan memiliki risiko terhadap status atau kebebasan Anda, pendampingan advokat dapat dipertimbangkan sejak awal, tidak harus menunggu sampai seseorang ditetapkan sebagai tersangka.
Advokat dapat membantu:
Ketika mengetahui bahwa Anda sedang diperiksa dalam suatu perkara, jangan panik lalu menghapus percakapan, membuang dokumen, mengubah data, atau meminta orang lain melakukan hal tersebut.
Tindakan terhadap bukti justru dapat menimbulkan persoalan hukum tersendiri.
Lebih baik simpan seluruh dokumen dan data yang berkaitan dengan perkara secara utuh dan aman.
Apabila Anda mengetahui siapa yang membuat laporan, hindari tindakan emosional seperti mengancam, menghina, atau mengintimidasi pelapor maupun saksi.
Jangan pula mencoba memaksa seseorang mengubah keterangannya.
Jika terdapat persoalan dengan pelapor, penyelesaiannya sebaiknya ditempuh melalui jalur hukum yang tepat.
Pendampingan advokat sangat layak dipertimbangkan apabila perkara berkaitan dengan:
Pendampingan sejak awal dapat membantu Anda memahami proses hukum dan mempersiapkan langkah secara lebih terukur.
Pemanggilan dan pemeriksaan dalam perkara pidana harus mengikuti ketentuan hukum acara pidana yang berlaku. Selain itu, hak seseorang yang berhadapan dengan proses hukum pidana juga harus dihormati sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Beberapa dasar hukum yang relevan antara lain:
Pada akhirnya, dipanggil polisi bukan berarti Anda otomatis bersalah atau telah menjadi tersangka. Hal terpenting adalah memahami kapasitas Anda dalam pemeriksaan, mempersiapkan kronologi dan dokumen yang relevan, memberikan keterangan sesuai fakta, serta memahami hak-hak hukum Anda.
Apabila perkara memiliki risiko serius, jangan menunggu sampai proses berkembang lebih jauh. Pendampingan advokat sejak awal dapat membantu Anda menghadapi pemeriksaan dengan lebih siap dan memastikan langkah hukum yang diambil sesuai dengan posisi perkara.
Berbagi banyak hal terkait Hukum termasuk Berita, Artikel dan Pandangan Advokat