Mitra Hukum Perusahaan melalui Kerja Sama Berkelanjutan
RFR Law Firm menyediakan pendampingan hukum berkelanjutan melalui sistem kontrak atau perjanjian kerja sama untuk jangka waktu tertentu. Layanan ini membantu perusahaan mengantisipasi risiko hukum sejak dini, memperoleh konsultasi secara berkala, dan mendapatkan dukungan hukum dalam kegiatan operasional sesuai ruang lingkup perjanjian.
Jangan Menunggu Masalah Datang untuk Membutuhkan Pengacara.
Legal Retainer adalah layanan pendampingan hukum berkelanjutan berdasarkan perjanjian antara RFR Law Firm dan klien, dirancang untuk individu, pemilik bisnis, dan perusahaan yang membutuhkan akses konsultasi serta dukungan hukum secara terencana.
Mengapa Anda Membutuhkan Pengacara Pribadi?
Diskusikan kontrak, kerja sama, dan keputusan penting sesuai ruang lingkup perjanjian layanan.
Penelaahan dokumen membantu mengidentifikasi potensi masalah sebelum keputusan dilaksanakan.
Hubungan berkelanjutan membuat tim memahami konteks dan prioritas Anda dengan lebih baik.
Kontrak menjelaskan ruang lingkup, mekanisme konsultasi, honorarium, dan pekerjaan tambahan.
Bagaimana Legal Retainer RFR Bekerja?
Kami mempelajari kebutuhan hukum, kegiatan usaha, dan persoalan yang ingin Anda antisipasi atau tangani.
Kami membahas ruang lingkup layanan, mekanisme kerja, kebutuhan pendampingan, serta skema honorarium.
Setelah ruang lingkup dan biaya disepakati, hubungan layanan dituangkan dalam perjanjian hak dan kewajiban.
Kami menjalankan layanan sesuai perjanjian, mengevaluasi kebutuhan, dan membantu Anda menimbang langkah berikutnya.
Cakupan layanan meliputi:
Konsultasi dan nasihat hukum berkala.
Penelaahan dokumen dan kontrak rutin.
Pemantauan kewajiban serta kepatuhan hukum.
Identifikasi dan pencegahan risiko hukum.
Konsultasi ketenagakerjaan dan hubungan kerja.
Dukungan hukum untuk keputusan operasional.
Pendampingan negosiasi dan permasalahan hukum sesuai kontrak.
Evaluasi berkala atas kebutuhan dan risiko hukum perusahaan.
Sistem kerja sama
Layanan berdasarkan kontrak dengan jangka waktu, biaya, mekanisme konsultasi, batas pekerjaan, dan ketentuan penanganan perkara yang disepakati bersama.
Jangan menunggu sengketa atau persoalan hukum muncul. Evaluasi kebutuhan pendampingan hukum Anda dan temukan skema layanan yang sesuai dengan kegiatan serta prioritas bisnis Anda.




